Beranda Kesehatan Penelitian Obat Kanker – Kenapa Belum Di Temukan ?

Penelitian Obat Kanker – Kenapa Belum Di Temukan ?

90
Penemuan Obat Kanker di Dunia

Penelitian Obat Kanker – Covid yang membunuh jutaan orang bisa kita temui vaksinnya dalam setahun, dan juga sejak dulu sudah banyak penyakit dari yang biasa sampai yang berbahaya selalu kita temuin obatnya. Tapi bagaimana dengan kanker ? kenapa samapai sekarang belum ada obatnya ?

Padahal pada sekitar 3.600 tahun zaman mesir kuno pada sebuah tuilsan (gilungan papirus kuno) yang dikenal papirus edwin smith. Sudah diketahui tentang tentang keberadaannya yang hingga hari ini dia masih jadi misteri

Kanker Dalam Kehidupan Kita

Penyakit kanker tergolong penyakit yang mematikan di seluruh dunia yang kita tahu bawah sampai saat ini belum menemukan obatnya. Sehingga sebaikya pencegahan merupkan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tapi mungkin banyak yang bertanya, apa kesulitan dalam menemukan obat kanker dalam ilmu medis ?

Jawaban adalah karena kanker itu penyakit yang sangat amat rumit. Bila bisa di ibaratkan kalau kita harus menyusun puzzle raksasa yang besar pakai kacamata supergelap. Tapi setiap ketika kita pegang, puzzlenya nyetrum dan menyebabkan efek lain yang berbahaya.

Jadi alasan simpeln lainnya kanker itu di ibaratkan seperti sebuah ninja yang melmilki beberapa kemampuan. Misalnya :

  • 1. Jago nipu dan sembunyi dari sistem penjagaan kesehatan tubuh kita.
  • 2. Ahli ngegandaain diri dan mutasi.
  • 3. Kanker yang sudah hancur ternyata bisa aja muncul lagi nah

Nah, itu sungguh situasi yang mengerikan (sel punca kanker).

Tapi memang bagaimana awalnya dari kanker bisa muncul pada tubuh kita ?

Awal Kanker Muncul Dalam Tubuh

Kalau kita melihat jauh kedalam tubuh, biasanya kanker mucul dari sel yang rusak akbat mutasi di DNA (apoptosis self destruct). Walaupun normalnya sel rusak itu punya program bunuh diri otomatis biar tidak merusak sel lain.

Tapi pada kasus kanker program ini jadi eror dan bikin mereka tidak bisa mati dan justru bikin sel rusak tambah banyak. Juga sayangnya mutasi sel DNA itu terjadinya acak alias kita semua ada resiko.

Selain itu kita bisa saja terkena kanker dan memiliki resiko ini menjadi makin besar kalau pola hidup kita acak acakan dan tidak teratur.

Saran pola hidup sehat dan teratur

  • Tidur teratur / jangan sering bergadang
  • Berolah raga dengan rutin
  • Berhenti merokok
  • Tidak mengkonsumi minuman beralkohol
  • Pola makan sehat dan teratur / tidak makan sembarangan)

Artikel lain :

Cara Pengobatan Kanker

Kerena pengobatan kanker sudah maju pesat dalam ilmu medis terutama dalam beberapa puluh tahun terakhir. Misal di basmi menggunakan obat-obatan kimia, pakai sinar radiasi atau di bedah dan di angkat.

Tapi tentu aja ada faktor resiko efek samping seperti lemas, rambut rontok atau pendarahan. Bahkan tidak semua berhasil alias gagal dan pasien tidak bisa terselamatkan.

Tapi mungkin saja sema ini akan segera berubah. Sebab para ilmuan menemkan 1 metode penelitian obat kanker yang punya potensi besar untuk menyembukan penyakit kanker di masa depan, apa itu ?

Penelitian Obat Kanker Dalam Dunia Medis

Ya, harapan itu ada di metode yang mungkin kalian sering denger setahun
terakhir yaitu vaksin MRNA (Messengger RNA). Karena setelah ujicoba dan pengembang besar besaran untuk mengejar vaksin covid. Akhirnya memebuka banyak pintu baru yang bisa memanfaakan metode ini.

Cara kerjanya seperti vaksin corona yang mengajarkan tubuh untuk mengenali si virus. Sehingga nantinya MRNE mengajarkan juga kepada sistem imun manusia untuk mematahkan jurus-jurus ninja para sel kanker. Juga mendeteksi serta menyaring mereka tapa membahayakan kesehatan pasien.

Namun saat ini statusnya obatnya masih di kembangkan oleh para ahli, salah satunya yaitu universitas Arizona-Amerika Serikat dengan selama kurang lebih menjalani uji coba 1 tahun.

Praktek vaksin pada pasien kanker

Pada artikel yang dibuat pada 9 November 2020 pada situs tersebut menerangkan bahwa penelitian obat kanker menggunakan sel kanker pasien untuk mengajari sistem kekebalannya bagaimana mengenali dan menghancurkan kanker, mengungkapkan pilihan untuk berhasil mengobati orang lain

Salah satu penelitiannya di coba kepada Molly Cassidy pasien kanker leher. Penyebaran kanker sudah nyebar sampai ke dalam mulutnya bahkan paru-paru. Dengan menjalankan puluhan tahap demi tahap pengobatan untuk ngilangin kankernya, tapi cuam 10 hr kemudian kankernya aktif kembali.

Sehingga Cassidy sudah berasa buntu bahkan dia sudah ngerencanain pemakamannya sendiri. Lalu dia mengikuti uji coba program pengobatan kanker dengan vaksin MRNA 7 selama bulan. Maka hanya 9 suntikan kemuidian, ajaibnya dia berhasil sembuh bersih dari kanker.

Tim dokter Cassidy, termasuk Julie Bauman, MD, MPH, wakil direktur University of Arizona Cancer Center, memberikan informasi tentang uji klinis yang mempelajari vaksin kanker yang dipersonalisasi dalam kombinasi dengan obat imunoterapi yang membantu sistem kekebalan melawan jenis tertentu

Tentusaja akhrinya calon obat kanker yang satu ini punya harapan besar. Walaupun sebenarnya selain itu banyak metode pengobatan lain yang erus di kembangin oleh ahli lainnya, seperti :

Cart-t cell therapy = mendesain ulang sel imun tubuh untuk bisa menyerang kanker

Oncolytic virotherapy = memodifikasi virus untuk dijadikan senjata pembunuh kanker

Tapi bukan berarti itu juga tanpa tantangan dan pasti langsung berhasil. Semua usaha terus dikembangkan hingga menemukan keberhasilan untuk kepentingan umat manusia.

Mendengar itu semua, apa kalian yang mungkin akan menjadi ilmuwan mas depan untuk megmbangkan semua ini ?

Jawabannya, semoga saja dan aamiin